Peluang Peternakan Sapi Potong Atau Sapi Pedaging Di Tahun 2016

sapi potong
Ternak sapi potong atau sapi pedaging adalah peternakan yang umum dilakukan oleh masyarakat Indonesia.
Kebanyakan cara beternak sapi potong yang dilakukan masih dalam skala kecil atau dapat di katakan usaha sampingan. Karena untuk beternak sapi dengan skala peternakan yang lebih besar, di butuhkan modal yang tidak sedikit.


Selain daging ayam, daging kambing, daging sapi juga merupakan salah satu daging yang mendominasi kebutuhan daging di Indonesia.
Setiap hari ribuan sapi di potong untuk memenuhi kebutuhan pasar terhadap sapi. Tingginya kebutuhan daging sapi tidak terlepas dari banyaknya muncul  usaha kuliner yang berkaitan dengan daging sapi.
Bakso adalah salah satu usaha yang tidak bisa lepas dari daging sapi, dimana hampir setiap kota berdiri warung bakso di setiap sisi jalan utama maupun jalan daerah.

Pada saat ini, kebutuhan daging sapi di Indonesia masih belum mampu di penuhi oleh para peternak lokal dengan kapasitas produksi masih jauh dari kebutuhan daging sapi, sehingga sampai saat ini kebijakan kran impor daging sapi dari luar masih di buka lebar oleh pemerintah Indonesia.

Berdasarkan pemantauan wiraternak, usaha peternakan sapi potong merupakan usaha yang sangat layak di jalani, mengingat kebutuhan daging sapi masih sangat tinggi dan masih belum dapat dipenuhi oleh peternak lokal.
Apabila pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk menurunkan impor daging sapi dari luar negeri, akan berimbas pada kenaikan harga daging sapi di pasaran.

Indonesia masih jauh dari kemampuan swasembada daging sapi, dalam hal ini pemerintah sebenarnya tidak tinggal diam.
Hampir setiap tahun ada bantuan sapi dari pemerintah baik itu melalui aspirasi partai atau berupa dana hibah, tapi sayangnya tidak di kelola dengan baik oleh masyarakat.


Di samping itu masyarakat yang menerima bantuan sapi dari pemerintah, tidak mengelola peternakan sapi tersebut dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Sudah bukan rahasia lagi kalau sapi bantuan dari pemerintah seringkali mengalami penguapan yang berujung tidak ada kejelasan jejak sapi bantuan tersebut.

Tidak di tutupnya kebijakan impor daging sapi dari luar negeri, adalah sebuah indikasi bahwa peternakan sapi potong masih memiliki peluang yang bagus untuk di jalankan.

Langkah Beternak Sapi Potong.
Dalam usaha peternakan sapi potong, ada tiga jenis peternakan, yaitu pembibitan, penggemukan, pembibitan sekaligus penggemukan.

Dari tiga jenis peternakan sapi potong, usaha peternakan penggemukan sapi potong adalah jenis peternakan sapi potong yang memiliki perputaran modal paling cepat/

Usaha penggemukan sapi potong biasanya di mulai dengan membeli sapi jantan yang berusia 2,5 tahun  ke atas untuk digemukkan selama 3-4 bulan, kemudian di jual kembali.

Perputaran modal pada usaha penggemukan sapi potong jauh lebih cepat di bandingkan dengan usaha sapi potong yang berorientasi pada usaha pembibitan sapi potong.
Keuntungan di dalam usaha pembibitan sapi potong baru akan dirasakan dalam satu tahun, karena sapi menghasilkan anakan satu tahun sekali.

Pemilihan sapi yang akan di ternakkan adalah faktor penting yang menunjang keberhasilan dalam peternakan sapi potong yang akan di jalani.
Dalam memilih sapi yang akan di ternakkan, sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut ini:
1. Usia sapi di atas 2,5 tahun
2. Mata sapi bersih dan cerah.
3. Carilah sapi yang agak kurus supaya harga lebih mudah untuk di tawar, akan tetapi perhatikan juga bahwa kurusnya tersebut bukan karena penyakit.
4. Tidak mengalami gangguan pernafasan, hidungnya tidak mengeluarkan lendir.
5. Bulu-bulunya halus, tidak terdapat bekas luka ataupun penyakit kulit.
6. Usahakan memilih sapi dengan kondisi ekor dan dubur bersih, untuk memastikan bahwa sapi tersebut tidak menderita penyakit diare.
7. Pegang bagian kuku sapi tersebut, usahakan memilih sapi dengan kuku yang tidak terasa panas.

Dengan mendapatkan sapi yang sehat dan mempunyai potensi pertumbuhan yang bagus, kita akan lebih mudah mendongkrak pertumbuhan sapi tersebut.

Tentunya untuk mendongkrak pertumbuhan sapi tersebut harus di sertai dengan perawatan yang bagus dan asupan nutrisi yang mencukupi.
Karena sebagus apapun sapi yang di ternak, pertumbuhannya tidak akan sebagus sapi yang diternak dengan asupan nutrisi yang bagus.


Siap menyambut tantangan swasembada daging sapi?



Semoga bermanfaat













 

Written by: Wiraternak
Wiraternak, Updated at: 1/22/2016 01:41:00 am

Budidaya Cacing Tanah, Usaha Peternakan Dengan Modal Ringan

Budidaya cacing tanah adalah sebuah usaha peternakan yang membutuhkan modal tidak terlalu besar.
Walaupun besar kecilnya modal usaha memang tergantung seberapa besar skala peternakan yang akan di jalankan, tapi untuk langkah awal budidaya cacing tanah, kisaran modal yang diperlukan tidak sebesar modal usaha peternakan lainnya.


Modal usaha peternakan cacing tanah memang dapat di tekan sekecil mungkin, mengingat bibit cacing tanah bisa di dapatkan di sekitar rumah Anda.


Beda cerita kalau pengadaan bibit cacing tanah yang akan Anda budidayakan adalah bibit cacing tanah dari hasil membeli kepada peternak cacing tanah, tentu modal yang butuhkan akan bertambah untuk pengadaan indukan cacing tanah.


Budidaya cacing tanah merupakan peluang usaha peternakan yang bagus untuk di jalankan, mengingat kebutuhan cacing tanah pada saat ini tidak hanya untuk mensuplai kebutuhan pabrik.

Cacing tanah di samping untuk mensuplai kebutuhan pabrik kosmetik atau pabrik farmasi, juga di butuhkan oleh para kicaumania dan mancing mania.


Kandungan cacing tanah yang kaya akan nutrisi, menjadi makanan tambahan pilihan para kicaumania untuk burung kesayangannya.

Sementara bagi para mancing mania, cacing sudah tidak asing lagi untuk di jadikan umpan hidup yang sangat bagus untuk memancing ikan.


Adanya anggapan cacing tanah hanya di butuhkan oleh industri kosmetik dan farmasi, membuat banyak orang mengurungkan niat untuk budidaya cacing tanah karena kawatir hasil ternaknya tidak dapat di serap oleh pasar.


Untuk peternakan cacing tanah skala besar, dengan kapasitas produksi mencapai satu ton per bulan, bekerja sama dengan industri menjadi satu pilihan sebagai solusi pemasaran hasil produksi cacing tanah.

Tapi untuk skala produksi rumah tangga, atau skala produksi kecil, hasil produksi dari budidaya cacing tanah masih dapat di serap oleh kebutuhan pasar yang datang dari kicaumania dan mancing mania.


Sebagai gambaran, peternak burung murai dengan jumlah indukan yang di ternakkan sebanyak 5 pasang, setiap minggu membutuhkan cacing tanah sebanyak 1kg, dalam sebulan seorang peternak burung murai, membutuhkan suplai cacing tanah sebanyak 4kg.

Peluang ini masih jarang yang mengetahuinya, sehingga peternak cacing tanah masih sedikit jumlahnya dalam satu daerah.


Selain peternak burung, orang-orang yang memiliki hobi memancing juga dapat di jadikan target pasar. Biasanya kalau toko penjual alat pancing menyediakan umpan hidup seperti cacing tanah, orang yang memiliki hobi mancing akan lebih memilih membeli cacing tanah daripada harus repot mencari cacing tanah.

Indukan Cacing Gratis
Sekarang adalah musim yang tepat untuk mencari indukan cacing secara gratis. Pada musim penghujan, cacing sangat mudah didapatkan di sekitar tempat tinggal kita.

Cacing banyak menempati tanah dimana terdapat banyak sampah organik, tanahnya gembur, dan tidak terkena sinar matahari secara langsung.

Indukan cacing juga bisa didapatkan di sekitar kandang ternak, di bawah pohon pisang dan di bawah pohon di mana terdapat daun-daun yang sudah membusuk.

Ekologi Cacing Tanah
Cacing tanah berdasarkan ekologi di bagi ke dalam tiga jenis cacing tanah, yaitu cacing permukaan (epigeic), cacing dalam (endogeic) dan cacing sangat dalam (anecic).

1. Cacing Permukaan (Epigeic)
Cacing jenis epigeic hidup di lapisan bagian atas tanah dan makan bagian dari tanaman yang sudah membusuk.

Cacing tanah jenis epigeic memiliki tubuh yang lebih kecil dibanding jenis cacing lainnya dan mampu berkembang biak dengan cepat.
Kelebihan cacing ini adalah ketahanannya terhadap panas
Oleh karena itu cacing ini hidup bersama organisme lainnya yang berperan dalam proses terbentuknya kompos.

Contoh cacing epigeic adalah cacing Lumbricus Rubellus.

2. Cacing Endogeic
Kalau cacing epigeic memakan makanan yang berada di permukaan tanah, tidak demikian dengan cacing jenis endogeic.

Cacing tanah jenis endogeic memakan makanan yang berada di bawah permukaan tanah secara horisontal.

Jenis cacing yang masuk ke dalam kategori cacing epigeik adalah cacing Aporrectodea caliginoda ,aporrectodea rosea dan Aporrectodea caliginoda tuberculata.

Cacing ini memakan akar-akar tanaman yang sudah mati, dan cacing ini tidak memakan sumber makanan yang berada di permukaan tanah, karena cacing jenis endogeic tidak memiliki ketahanan terhadap panas.

3. Cacing Sangat Dalam (anecic)
Cacing tanah anecic termasuk binatang nocturnal atau binatang yang aktif pada malam hari.

Cacing anecic tinggal secara permanen dengan mengebor lapisan tanah secara vertikal.
Cacing ini akan merambat ke permukaan tanah pada malam hari untuk memakan kompos, sampah daun dan materi organik lainnya yang menjadi makanannya.

Cacing tanah jenis anecic hidup di tanah yang terlindung dari sinar matahari langsung, lembab, gembur dan banyak daun kering yang sudah membusuk.

Jenis cacing tanah yang masuk dalam kategori cacing tanah anecic adalah Lumbricus terrestris dan Aporrectodea longa.

Dari ketiga ekologi cacing tanah di atas, cacing tanah yang banyak di pelihara dan di ternakkan adalah jenis cacing tanah lumbricus rebellus.
Karena cacing tanah jenis lumbricus rebellu memiliki karakter perkembang biakan yang sangat cepat di banding jenis cacing lainnya yang sering di ternakkan.

Cacing tanah jenis lumbricus sangat rakus dalam mengkonsumi makanan, oleh karena itu sangat wajar apabila cacing lumbricus memproduksi kascing lebih banyak.
Banyaknya produksi kascing ini tentu akan menambah pemasukan dalam budidaya cacing tanah. Karena kascing sangat bagus di gunakan sebagai pupuk organik tanaman.

Cacing tanah dapat berkembang dengan baik pada media peternakan cacing tanah yang mengandung tingkat keasaman 6,0 -7,2%, tingkat kelembaban 15-30%, dan temperatur 15-25º C.

Jangan pusing melihat kandungan ideal pada media pemeliharaan cacing tanah.
Untuk mengetahui ideal atau tidak nya media pemeliharaan cacing tanah, Anda tidak perlu menggunakan alat khusus.

Anda tinggal memperhatikan cacing-cacing tanah yang di masukkan  ke dalam media pemeliharaan.
Apabila cacing tanah merasa betah dan tidak pergi ke mana-mana, berarti media dan tempat pemeliharaan sudah ideal bagi cacing tanah untuk berkembang biak.

Kalau banyak cacing yang keluar dari media pemeliharaan, maka dapat di simpulkan bahwa media pemeliharaan masih kurang ideal untuk cacing tanah tempati dan berkembang biak.

Supaya sukses dalam usaha peternakan cacing tanah, sebaiknya perhatikan beberapa point penting di bawah ini:

1. Ciptakan pasar
Tidak sedikit yang mengurungkan niat untuk beternak cacing tanah karena ketakutan tidak adanya pasar yang menerima hasil produksi peternakan cacing tanah.

Kalau Anda hanya menunggu adanya permintaan pasar, tentu usaha peternakan tidak akan segera di jalankan.
Jangan menunggu pasar, segera ciptakan pasar.

Apabila terdapat kendala dalam pemasaran, wiraternak dapat membantu promosi usaha peternakan Anda dalam bentuk artikel, dimana pada bagian akhir artikel akan di tulis alamat dan kontak telepon Anda untuk berhubungan dengan pembeli hasil peternakan Anda.

2. Pahami siklus hidup cacing tanah
Dengan memahami siklus hidup cacing tanah, sebagai peternak cacing pemula, Anda dapat memperkirakan waktu panen dan waktu memasukkan cacing baru ke dalam media peternakan.

3. Kuasai Ilmu percacingan
Beternak apapun tanpa ilmu, akan memberikan hasil yang lebih lama di bandingkan dengan peternakan yang menggunakan referensi cara beternak dengan baik dan benar yang bisa di dapatkan dari berbagai sumber.

Jangan malu bertanya, apalagi sampai malas bertanya. Jangan merasa sayang mengeluarkan uang untuk membeli buku sebagai bahan referensi.

Dengan menguasai ilmu percacingan, kendala-kendala yang menjadi tantangan utama dalam peternakan cacing akan dapat terlewati dengan mulus.
Tentu semua itu membutuhkan ilmu atau pengalaman.
Belajar dari pengalaman orang lain, akan membantu Anda menghindari kendala yang ada.

4. Jalani dengan sungguh-sungguh
Konsistensi dan kesungguhan dalam menjalankan sesuatu berlaku pada semua hal positif, termasuk dalam dunia peternakan.

Peternakan cacing tanah yang di jalani dengan setengah-setengah tentu hasilnya juga akan setengah-setengah.
Terlepas seberapa besar peternakan cacing yang dimiliki, keseriusan dalam menjalankan usaha peternakan cacing ini adalah point penting yang boleh di lewatkan.



Usaha peternakan adalah upaya untuk mensuplai kebutuhan hasil ternak secara kontinyu atau terus menerus.
Kita tidak mungkin dapat mensuplai kebutuhan pasar terhadap hasil produksi cacing tanah yang berasal dari alam.

Untuk dapat mensuplai kebutuhan cacing tanah secara kontinue dan jangka panjang, satu-satu nya cara adalah dengan membudidayakan cacing tanah.


Salam peternakan, semoga bermanfaat.


Written by: Wiraternak
Wiraternak, Updated at: 1/19/2016 08:05:00 pm

Cara Memilih Indukan Sapi Perah Yang Berkualitas

Yang di harapkan dalam usaha peternakan sapi perah adalah tingginya produksi susu yang di dapatkan dari setiap sapi yang di pelihara.

Banyak faktor yang menyebabkan tidak semua sapi perah dapat menghasilkan susu banyak,  salah satunya adalah kualitas sapi perah yang dipelihara, apakah memiliki tetua yang bagus kualitas produksinya atau tidak.

Oleh karena itu, memilih indukan sapi perah yang berkualitas menjadi bagian penting yang dapat menunjang kesuksesan dalam peternakan sapi perah.

Kualitas Genetis  Sapi Perah
Kesuksesan dalam peternakan tidak terlepas dari kualitas hewan ternak yang di pelihara. Inti dari kesuksesan dalam usaha peternakan adalah seberapa besar produktifitas hewan ternak yang Anda pelihara memberikan keuntungan kepada Anda sebagai peternak. 

Produktifitas hewan ternak, tidak terlepas dari kualitas tetua atau indukan hewan ternak tersebut, dan untuk mendapatkan hewan ternak yang akan di pelihara, tentu Anda harus melihat sejarah indukan atau tetua dari hewan ternak yang kita pelihara.

Demikian juga dengan sapi perah, memilih indukan sapi perah yang berkualitas, kita harus mendapatkan kejelasan informasi mengenai kualitas produksi indukan sapi perah tersebut.

>Setiap makhluk hidup akan membawa gen dari tetua atau indukan yang melahirkannya. Sapi perah dengan kualitas produksi yang bagus, akan menurunkan sifat-sifatnya kepada anakannya.
Begitu juga dengan sapi perah yang memiliki kualitas produksi yang kurang bagus, juga akan menurunkan sifat-sifatnya kepada anakannya.

Dalam memilih indukan sapi perah, yang perlu Anda perhatikan adalah kualitas tetua dari sapi perah yang akan Anda beli. Hal ini mutlak di perlukan, mengingat kemampuan produksi susu setiap sapi perah sudah pasti berbeda.

Seperti yang pernah wiraternak tulis pada artikel yang berjudul "Jenis-Jenis Sapi Perah Unggul Penghasil Susu Terbaik, sapi perah holstein adalah sapi perah yang dapat menghasilkan susu paling banyak.

Akan tetapi karena kelemahan sapi perah holstein yang tidak dapat tahan terhadap suhu panas, untuk di ternakkan di Indonesia, sapi holstein di silangkan dengan sapi lokal, sehingga menghasilkan sapi perah yang memiliki karakter sesuai dengan iklim Indonesia.

Perkawinan antara sapi holstein dengan sapi lokal menghasilkan sapi perah dengan ukuran yang tidak terlalu besar.

Peternak sapi di Indonesia berbeda dengan peternak sapi di Amerika dan Eropa, dimana kebanyakan peternak di sana memiliki padang rumput yang luas sebagai sumber makanan sapi yang di ternakkan.

Besar kecilnya ukuran sapi perah, akan berpengaruh terhadap konsumsi pakan yang  di butuhkan.

Untuk di ternakkan di Indonesia, pemilihan indukan sapi perah yang berasal dari sapi holstein yang sudah di kawinkan dengan sapi lokal adalah langkah yang ideal.

Membeli Indukan Dari Sumber Yang Terpercaya.
Bukan tidak mungkin dalam membeli indukan sapi perah Anda akan mendapatkan kenyataan pahit, dimana sapi perah yang di pelihara tidak memberikan kemampuan produksinya seperti yang di ceritakan oleh orang di mana Anda membeli sapi perah.

Pada saat ini banyak orang yang hanya mengejar keuntungan tanpa memperhatikan nilai kejujuran yang seharusnya menjadi prinsip jual beli.

Dalam memilih indukan sapi perah, usahakan untuk membeli dari orang atau sumber yang dapat di percaya. Jangan sampai hanya membeli sapi perah dimana kualitas hanyalah sebatas kata.

Untuk memilih indukan sapi perah yang memiliki kualitas yang bagus, Anda dapat memperhatikan gambar di bawah ini beserta keterangannya.


peternakan sapi

Sapi perah yang bagus akan mempunyai ciri-ciri fisik sebagai berikut:
1.Bagian kepala
  • Memiliki panjang yang sedang
  • Moncong lebar
  • Lubang hidung terbuka, terlihat bersih dan tidak terdapat lendir
  • Mata terlihat bersih, berbinar atau tidak sayu.
Selain untuk mengetahui kemampuan produksi dengan melihat ciri-ciri hidung dan mata pada bagian kepala sapi, Anda juga dapat melihat sapi tersebut memiliki kesehatan yang baik atau tidak.
Sapi dengan kesehatan yang baik, memiliki hidung yang bersih dan mata yang tidak sayu.

2. Bagian leher
Bagian leher pada sapi perah yang bagus berbentuk panjang dan ramping. Biasanya sapi perah yang memiliki leher cenderung pendek, akan menghasilkan susu yang lebih sedikit di banding dengan sapi perah yang memiliki leher panjang dan ramping.

Bentuk leher yang panjang dan ramping ini sulit untuk di definisikan secara jelas dengan menggunakan ukuran, akan tetapi kalau sudah terbiasa memelihara sapi perah, bentuk leher sapi perah yang panjang dan ramping akan mudah Anda kenali.
3. Kaki depan
  • Lurus
  • Panjang
  • Kuat atau kokoh pijakannya
  • Dilihat dari cara berjalan, kaki depan sapi yang baik adalah dapat berjalan secara teratur, tidak pincang.
4. Permukaan dada 
Sapi perah yang bagus memiliki permukaan dada yang lebar, rusuk memanjang ke depan, dan otot dada kelihatan memiliki otot yang kokoh.

5. Pinggang
Pada bagian pinggang, sapi perah yang memiliki kualitas bagus memiliki pinggang yang lebar, dan memiliki tinggi yang rata.
Ada beberapa sapi perah yang memiliki pinggang cekung atau tidak rata.

6. Iga
Iga sapi perah yang bagus berbentuk panjang, lebar, keliatan besar akan tetapi memiliki permukaan yang rata.

7.Tulang pinggul
Tulang pinggul tampak halus, menonjol, dan melengkung.

8. Ambing bagian depan
Ambing bagian depan memiliki tekstur yang elastis, berbentuk tidak terlalu panjang, kencang atau memiliki bentuk yang tidak kendor.

Ambing pada sapi perah yang sudah memiliki usia tua, berbentuk sudah tidak terlalu kencang atau kendor.

9. Ambing bagian belakang
Memiliki kedalaman yang sedang, memiliki tinggi dan lebar yang seimbang atau simetris. Ambing belakang yang memiliki bentung yang tidak simetris akan sangat mudah kelihatan.

10. Puting
Puting pada sapi perah memiliki bentuk yang tegak lurus, letaknya seimbang, dan mempunyai ukuran yang panjang.

11. Bagian antara pinggul dan tulang pin
Bagian antara pinggul dan tulang pin pada sapi perah yang memiliki kualitas yang baik adalah pada lebar, kokoh, dan dekat dengan pusat tulang pinggul dan tulang pin

12. Tulang pin
Lebar, sedikit lebih rendah dengan tulang pinggul

13. Pangkal ekor
Ekor ada di antara tulang pin, terlihat rapi dari atas ke bawah, tidak terdapat benjolan, ekor terlihat bagus dan rata.

14. Tulang bawah tumit.Tulang bawah tumit pada sapi perah, sebaiknya di pilih tulang bawah tumit yang kuat, dengan panjang sedang, memiliki daging yang kenyal dengan tulang yang besar.

15. Kaki
Kaki atau bisa di katakan bagian kuku memiliki bentuk yang tidak terlalu tajam, tidak terlalu tegak.
Perhatikan gambar di bawah ini:


peternakan sapi


Dengan memahami ciri-ciri sapi perah yang berasal dari kualitas indukan yang bagus, akan membantu Anda dalam memilih sapi perah yang akan di budidayakan.

Seperti yang wiraternak tulis di atas, faktor genetik sangat berpengaruh terhadap produktifitas ternak yang sesuai dengan tujuan pemeliharaan hewan ternak.

Kualitas indukan hewan ternak akan menurun kepada turunannya, dan jangan sampai terjadi salah pilih dalam pemilihan hewan ternak.

Termasuk pada peternakan sapi perah, kesalahan memilih kualitas indukan akan berakibat pada rendahnya produktifitas peternakan yang akan berujung pada kerugian usaha peternakan sapi perah.

Salam sukses peternakan
Semoga bermanfaat.
Written by: Wiraternak
Wiraternak, Updated at: 1/19/2016 04:29:00 am

Jenis-Jenis Sapi Perah Unggul Penghasil Susu Terbaik

Sapi perah adalah sapi yang dapat menghasilkan susu dalam jumlah yang lebih banyak di banding dengan sapi pedaging atau sapi potong betina.

Seperti halnya pada peternakan ayam terdapat dua jenis ayam petelur dan ayam pedaging, dalam peternakan sapi pun jenis sapi terbagi menjadi dua, yaitu sapi pedaging dan sapi perah.

Susu yang sering kita konsumsi atau yang sering kita lihat dalam kemasan kaleng maupun sachet, adalah susu yang di hasilkan oleh sapi perah yang banyak di ternakkan oleh peternak sapi di Indonesia.

Sapi perah bukanlah satu-satunya hewan ternak yang dapat menghasilkan susu, akan tetapi susu sapi adalah satu-satunya susu yang paling banyak di konsumsi di negara kita ini.

Meskipun sapi perah yang paling banyak di pelihara oleh peternak sapi Indonesia adalah sapi jenis peranakan Friesian Holstein (PFH), yaitu persilangan sapi jenis Friesian Holstein dengan sapi lokal.

Hampir semua sapi perah yang ada di Indonesia adalah sapi impor, Indonesia tidak mempunyai sapi perah trah asli. 

Sehingga untuk mendapatkan sapi perah yang sesuai dengan kondisi iklim di Indonesia di lakukan perkawinan antara sapi perah impor dengan sapi lokal.

Untuk menambah pengetahuan, tidak ada salahnya kita mengetahui sapi perah dari jenis yang lain.

Dengan mengetahui jenis-jenis sapi perah, tentu ini akan sangat membantu para peternak sapi perah pemula untuk bisa mendapatkan sapi perah yang akan diternakkan sesuai dengan jenis yang di inginkan.

Jenis-Jenis Sapi Perah

Sapi Gir
  • Negara Asal: India Barat, tepatnya daerah Kathiawar.
  • Warna: Pada umumnya sapi Gir memiliki warna putih dengan sedikit bercak coklat atau hitam, ada juga yang memiliki bercak kuning kemerahan.
  • Bobot Betina Dewasa: 400kg
  • Bobot Pejantan Dewasa: 600kg

Kelebihan sapi jenis ini adalah tahan untuk di gunakan membajak sawah. Berbeda dengan jenis sapi perah lainnya yang cenderung tidak memiliki ketahanan terhadap cuaca ekstrim.

Sapi Gir betina dewasa dapat mencapai bobot 400kg, sedangkan sapi jantan dewasa dapat mencapai bobot 600kg.

Sapi Gir dapat memproduksi susu rata-rata 2000 liter /tahun. Kadar lemak yang terkandung di dalam susu sapi Gir sebesar 4,5- 5 %. 
Ternak sapi perah
Sapi Gir Jantan

ternak sapi perah
Sapi Gir Betina



Sapi Sahiwal
  • Negara Asal: Punyab, Distrik Montgo Mery, Pakistan
  • Warna: Kelabu kemerah - merahan, Merah sawo, Coklat
  • Bobot Betina Dewasa: 450 kg
  • Bobot Pejantan Dewasa: 500-600kg.
Sapi Sahiwal dapat memproduksi susu antara 2500 sampai 3000 kg /tahun dengan kadar lemak 4.5%.

Menurut penelitian yang di lakukan Ware pada tahun 1941, sapi perah Sahiwal yang terbaik dapat memproduksi susu antara 2722-5897 liter pertahun dengan kadar lemak 3,7 %.
Ternak Sapi perah
Sapi Sahiwal Betina
Sapi Perah
Sapi Sahiwal Jantan

Sapi Red Sindhi
  • Negara Asal: Karachi, Hyderabad dan Kohistan, Pakistan
  • Warna: Merah tua
  • Bobot Betina Dewasa: 300-350kg
  • Bobot Jantan Dewasa: 450-500kg.

Sapi Red Sindhi dapat memproduksi susu 2000 kg/tahun. Akan tetapi ada juga yang mencapai 3000kg /th dengan kadar lemak 4.5%.
Sapi Red Sindhi ini memiliki tubuh yang lebih kecil di bandingkan dengan saudara satu negaranya yaitu sapi Sahiwal.

Sapi perah
Sapi Red Shindi Betina

Ternak Sapi perah
Red Shindi Jantan

Sapi Holstein-Friesien.
  • Negara Asal: Nort Holand dan West Friesland, Belanda
  • Warna: Corak Hitam Putih, Merah Putih
  • Bobot Betina Dewasa: 560kg-725kg
  • Bobot Pejantan Dewasa: 820kg -1 ton
Sapi Holstein -Friesien adalah sapi yang memiliki dwi fungsi, disamping kemampuan produksi susunya sangat tinggi, sapi Holstein-Friesien juga memiliki pertumbuhan yang cepat sehingga sering juga di ternakkan sebagai sapi potong.

Sapi ini memiliki karkas yang bagus, sehingga sapi Holstein -Friesien banyak juga yang di ternakkan dengan tujuan memproduksi daging.
Seperti di Amerika, karena keunggulan yang di miliki sapi Holstein-Friesien, hampir semua sapi perah yang ada di Amerika adalah sapi perah dari jenis Holstein-Friesien.

Holstein - Friesien dapat memproduksi susu 57.000kg dalam satu tahun.
Susu yang di hasilkan oleh sapi Holstein Friesien memiliki kandungan lemak yang cukup rendah yaitu ada di kisaran 3,5%-3,7%.

Warna lemaknya kuning dengan butiran-butiran (globuli) lemaknya kecil, sehingga baik untuk dikonsumsi susu segar.


Sapi Perah
Holstein-Friesian Jantan

Sapi perah
Holstein Friesian Betina

Sapi Jersey
  • Negara Asal: Pulau Jersey, Inggris.
  • Warna: Coklat
  • Bobot Betina Dewasa: 362kg-500kg
  • Bobot Pejantan Dewasa: 500kg -700kg

Kemampuam memproduksi susu sapi Jersey tidak terlalu tinggi, rata-rata sapi Jersey memproduksi susu 3773kg / tahun dengan kadar lemak 5,2%.

Susu yang di hasilkan oleh sapi Jersey ini memiliki warna kuning, hal ini di sebabkan karena tingginya kandungan karoten yang terdapat di dalam susu, prosentase kandungan lemak tinggi dan juga karena bahan padatnya juga tinggi.

Sapi Perah
Sapi Perah Jersey

Sapi Guernsey.
  • Negara Asal: Pulau Guernsey, Inggris.
  • Warna: Coklat Muda kombinasi Putih.
  • Bobot Betina Dewasa: 362kg-500kg
  • Bobot Pejantan Dewasa: 500kg -771kg

Sapi Guernsey, yang berasal dari pulau yang dekat dengan Pulau Jersey ini sebenarnya tidak terlalu banyak dijadikan pilihan dalam peternakan sapi perah, sama halnya dengan sapi Jersey.

Akan tetapi kadar lemaknya yang tinggi menjadikan sapi Guernsey di jadikan pilihan sebagai sapi perah penghasil lemak susu.

Produksi susu sapi perah Guernsey ada di kisaran 4163kg per tahun. Kemampuan produksi sapi Guernsey lebih tinggi di banding dengan sapi perah Jersey.
Kelebihan sapi perah Jersey memiliki pertumbuhan dan keseragaman standar produksi susu.

Perbedaan dominan yang terdapat diantara sapi Guernsey dan Jersey adalah pada susu sapi Guernsey memiliki kandungan kadar karoten yang lebih tinggi di bandingkan sapi Jersey.
Kandungan lemak pada susu sapi Guernsey lebih rendah di banding sapi Jersey, yaitu ada di kisaran 4,7%.
ternak sapi perah
Sapi Perah Guernsey

Sapi Ayrshire.
  • Negara Asal: Skotlandia
  • Warna: Merah Putih.
  • Bobot Betina Dewasa: 566kg
  • Bobot Pejantan Dewasa: 725kg -1 ton
Sapi Perah Ayrshire adalah sapi yang mudah gugup dan kagetan, kalau Anda memilih untuk membeli sapi jenis ini, siap-siap saja berusaha menenangkannya kalau sapi ini kaget.

Sapi Ayrshire dapat memproduksi susu sebanyak 4677 kg / tahun. Dan kadar lemak yang terkandung di dalam susu yang di hasilan sapi Ayrshire adalah sebanyak 4%.
Ternak sapi perah
Sapi Ayrshire Betina


Sapi Brown Swiss
  • Negara Asal: Swiss
  • Warna: bervariasi, coklat muda, coklat tua.
  • Bobot Betina Dewasa: 544kg-635kg
  • Bobot Pejantan Dewasa: 725kg -1 ton
Sapi Brown Swiss adalah jenis sapi dwifungsi, dapat di andalkan produksi susunya, produksi dagingnya juga sangat bagus.

Sapi Brown Swiss memiliki tubuh yang besar dan lemak badannya yang berwarna putih, ini membuat sapi brown swiss di sukai untuk di ternakkan sebagai sapi penghasil daging.

Di samping kualitas daging yang bagus, kemampuan produksi susu yang cukup tinggi juga menjadikan sapi brown swiss di jadikan sapi perah.

Produksi susu sapi brown swiss rata-rata 4926kg per tahun. Kadar lemak yang terdapat di dalam susu sebesar 4.1%, lemak susunya berwarna agak putih.
Ternak Sapi Perah
Sapi Brown Swiss Cow


Dari beberapa jenis sapi perah yang sudah di sebutkan di atas, kita dapat mengambil sebuah kesimpulan, mengapa sapi perah yang banyak di pelihara oleh peternak sapi perah di Indonesia adalah sapi dari Holstein -Friesien.

Melihat profil kemampuan produksi susu dan produksi dagingnya untuk di ternakkan sebagai sapi potong, sapi holstein friesien di jadikan pilihan sebagai sapi perah yang dapat juga di jadikan sebagai sapi potong.

Mengingat negara asal sapi holstein -friesien memiliki perbedaan iklim dengan di Indonesia, sapi holstein ini di kawinkan dengan sapi lokal.

Beternak sapi perah mempunyai prospek yang bagus, mengingat susu masih menjadi kebutuhan masyarakat Indonesia.
Meningkatnya penghasilan masyarakat Indonesia, berbanding lurus dengan meningkatnya kesejahteraan hidup masyarakat Indonesia, dan sudah pasti kebutuhan masyarakat Indonesia terharap susu akan semakin meningkat.

Para peternak sapi perah biasanya bergabung dalam sebuah wadah yang berbentuk koperasi yang akan membantu proses pemasaran dari produk yang di hasilkan peternakannya.

Berbeda dengan peternak sapi potong, dimana proses penjualan produknya sering di lakukan sendiri tanpa melalui wadah koperasi.

Sebenarnya para peternak sapi potong pun dapat mengikuti jejak peternak sapi perah yang membentuk sebuah koperasi, sehingga pemasaran hasil ternak dapat terjamin dengan baik, dan tentunya imbas fluktuasi harga sapi tidak terlalu berpengaruh besar terhadap usaha peternakannya.


Video Peternakan Sapi Perah


Salam peternakan,
Semoga bermanfaat.
Written by: Wiraternak
Wiraternak, Updated at: 1/16/2016 02:06:00 am

Inilah Teknologi Canggih Penetasan Ayam Pedaging Dan Ayam Petelur

Mungkin banyak yang bertanya-tanya, bagaimana ya proses penetasan ayam pedaging dan ayam petelur skala industri dimana setiap hari mampu menetaskan jutaan anak ayam atau DOC yang siap di kirim menuju para peternak ayam.
Bagaimana pengolahannya, pengaturannya, secara yang di tetaskan itu jutaan telur setiap harinya.

Baca: 

"Kandang Ayam Petelur Ini, Harganya Lebih Dari Rp.5 Miliar!"

Proses penetasan telur ayam pedaging dan ayam petelur skala industri, tentu tidak di lakukan menggunakan mesin tetas sederhana apalagi di tetaskan secara tradisional, wah ya tidak bakal mampu memenuhi kebutuhan pasar kalau cara penetasan yang di gunakan masih menggunakan cara penetasan sederhana.

Dalam penetasan telur ayam pedaging dan petelur skala industri, proses penetasan telur menggunakan teknologi yang sangat canggih.
Video industri penetasan telur dapat di lihat pada bagian bawah artikel ini.

Kalau teknologi yang di gunakan masih sangat sederhana, tentu perusahaan penyedia DOC tidak akan dapat memenuhi kebutuhan para peternak yang setiap hari membutuhkan jutaan DOC.

Pada industri penetasan modern, dimana jumlah telur yang di tetaskan berjumlah ribuan bahkan jutaan telur, teknologi yang di gunakan sudah menggunakan teknologi sensor untuk melakukan seleksi pada telur yang tidak berisi embrio.

Berbeda dengan penetasan skala kecil, seleksi telur tetas yang tidak fertil, masih menggunakan teropong telur dengan penyinaran lampu senter atau menggunakan kotak yang di beri lubang dimana di dalamnya di beri lampu.

Penetasan telur tetas skala industri pada umumnya menggunakan dua jenis mesin tetas, yaitu inkubator dan hatchery.

Inkubator
Setelah telur di kumpulkan dari peternakan Parent stock dan lolos pada seleksi tahap pertama, yaitu seleksi kualitas telur, di antara telur retak, besar telur dengan besar yang ideal. kemudian telur tetas lolos dari seleksi tahap pertama, telur di masukkan ke dalam inkubator.
Temperatur dan kelembaban di dalam inkubator disesuaikan seperti pada penetasan alami.


Pada inkubator ini, telur akan bergerak miring ke kanan dan miring ke kiri  45 derajat, hal ini bertujuan supaya kuning telur tidak menempel pada satu sisi. Hampir sama pada penetasan skala kecil. Biasanya pada penetasan skala kecil, telur tetas akan mulai di lakukan pembalikan pada hari ke 4 sampai hari ke 18.

Setelah hari ke 18 penetasan, rak telur di keluarkan dari dalam inkubator, kemudian telur di tempatkan pada konveyor untuk di lakukan seleksi tahap ke dua.
Pada seleksi tahap kedua ini, seleksi telur menggunakan peralatan yang sangat canggih, dimana terdapat sensor dengan akurasi tinggi untuk memisahkan telur yang berisi embrio dan telur yang kosong alias telur tidak fertil.

Ada perbedaan signifikan pada proses penetasan telur skala industri, dimana telur yang lolos pada seleksi tahap ke dua akan di beri lubang untuk memudahkan anak ayam memecahkan cangkang telur ketika menetas nanti.
Hal ini jarang sekali di lakukan oleh penetas telur skala kecil, pada umumnya penetas telur skala kecil akan membiarkan anak ayam yang berada pada cangkang memecahkan cangkang telurnya secara alami.


Dengan memberi lubang pada telur tetas, akan sangat membantu meningkatkan tingkat keberhasilan dalam proses penetasan telur.

Hatchery
Setelah telur di lubangi, kemudian telur di masukkan ke dalam rak penetasan. Setiap rak telur berisi 168 telur, rak telur ini akan di bawa ke dalam ruangan penetasan sampai telur menetas. Pada ruang penetas ini, telur sudah tidak akan di bolak balik lagi seperti pada ruang inkubator.


Dengan alasan itulah, mesin hatchery di desain berbeda dengan inkubator penetasan telur pada hari pertama sampai hari ke delapan belas.


Pada hari ke 19, telur akan mulai menetas. Untuk dapat keluar dari cangkang telur ini, anak ayam membutuhkan waktu sekitar 6 sampai 8 jam .
Setelah melewati fase keluar dari cangkang telur, anak ayam akan terlihat sudah dapat bergerak lincah.

Seleksi Jantan Dan Betina
Setelah 4 jam berada pada ruang hatchery, petugas penetas telur akan membawa anak ayam menuju separator yang akan memisahkan anak ayam dan cangkang telur.

Cangkang telur akan di produksi sebagai sumber kalsium. Sementara anak ayam akan di pisahkan untuk di lakukan seleksi jenis kelamin atau sexing.

Pada tahap seleksi ini, orang yang bekerja pada bagian sexing akan memisahkan anak ayam berdasarkan jenis kelamin.

Setelah di lakukan seleksi tahap akhir, anak ayam akan di masukkan ke dalam box dengan  kemudian akan di lakukan vaksinasi sebelum di kemas dan di kirimkan ke konsumen yang sudah siap menunggu ke datangan anak ayam pesanannya.

Tingginya permintaan DOC ayam pedaging dan DOC ayam petelur, menuntut perusahaan produsen DOC untuk selalu memperbaiki kualitas produksi perusahaannya. Baik secara kualitas produk maupun kualitas pelayanan.

Kecepatan dalam menyediakan DOC pesanan peternak, adalah salah satu standar kualitas pelayanan yang selalu di utamakan oleh perusahaan produsen DOC. Kecanggihan teknologi penetasan inilah salah satu penentu kecepatan dalam melayani pesanan konsumen.

Karena peternak juga berpacu dengan waktu, perusahaan penyedia DOC pun berusaha mengikuti irama kebutuhan peternak akan DOC yang akan di jadikan peternakan ayam kampung petelur maupun ayam kampung pedaging.

Seperti yang kita tahu, mesin penetas awalnya hanyalah sebuah kotak yang di lapisi dengan pelapis supaya temperatur ruangan mesin tetas tidak terlalu terpengaruh dengan temperatur luar. Seiring dengan perkembangan teknologi, proses penetasanpun berkembang semakin canggih.

Mungkin ada yang bertanya, berapa ya nilai investasi untuk membuat usaha penetasan sedemikian rupa?
Tentu di butuhkan milyaran rupiah untuk dapat memiliki sistem penetasan yang canggih seperti ini.

Sebenarnya kita juga dapat mengaplikasikan beberapa teknologi yang terdapat pada penetasan super canggih ini, di antaranya adalah penyediaan dua jenis mesin tetas, yaitu inkubator dan hatchery.
Dengan menggunakan dua jenis mesin tetas, akan dapat menghemat nilai investasi pengadaan mesin tetas.
Karena penetasan pada inkubator hanya akan berlangsung delapan belas hari, kemudian setelah itu telur di pindah pada mesin hatchery.

Di bawah ini adalah sistem penetasan dari sebuah industri penetasan telur tetas ayam pedaging dan ayam petelur.




Salam peternakan,
Semoga bermanfaat.
Written by: Wiraternak
Wiraternak, Updated at: 12/31/2015 04:58:00 am

Cara Ternak Kenari: Langkah Demi Langkah Sukses Ternak Burung Kenari

cara ternak kenari
Cara ternak burung kenari relatif mudah untuk di pelajari, akan tetapi walaupun mudah di pelajari, untuk mendapatkan keberhasilan dalam beternak burung kenari, kita tidak boleh menyepelekan hal-hal kecil yang sering luput dari perhatian kita.

Terlepas apapun tujuan dalam beternak burung kenari, entah itu untuk tujuan komersial ataupun untuk tujuan coba-coba, kita tetap harus memperhatikan faktor penentu keberhasilan dalam beternak burung kenari.

Dalam beternak burung kenari, indikator penentu keberhasilan dalam peternakan burung kenari dapat dilihat pada  dua hal, yaitu:

1. Keberhasilan secara produksi
2. Keberhasilan secara penyerapan pasar


Keberhasilan Secara Produksi
Indikator keberhasilan secara produksi dapat kita lihat pada seberapa cepat pertumbuhan dalam peternakan itu berkembang.
Faktor yang melatar belakangi kesuksesan dalam peternakan burung kenari secara produksi ada 3 hal, yaitu sebagai berikut:
1. Kualitas Indukan burung kenari
2. Pola perawatan
3. Kualitas makanan

Kualitas Indukan Burung Kenari

Setiap makhluk hidup membawa gen dari tetua nya. Begitu juga dengan burung kenari. Pada induk betina burung kenari, ada yang dapat menghasilkan telur 5 butir dalam setiap periode produksi, ada yang hanya menghasilkan 2 butir dalam setiap periode produksi.

Untuk mempercepat pertumbuhan dalam wirausaha peternakan burung kenari, tentu kita harus melakukan seleksi indukan dengan hanya menggunakan indukan yang mempunyai kapasitas telur banyak.Atau kalau kita tidak dapat melakukan seleksi, kita dapat membeli indukan pada peternak burung kenari yang kita percayai.

Karena sudah bukan rahasia lagi, banyak penjual burung atau peternak yang mengesampingkan kejujuran untuk mendapatkan keuntungan.
Pola Perawatan
Pola perawatan dalam peternakan burung kenari juga menjadi salah satu kunci sukses dalam peternakan burung kenari. Untuk mendapatkan hasil peternakan yang bagus dan sehat, kita harus memperhatikan perawatan kandang burung kenari.

Walaupun burung kenari mempunyai karakter tidak mudah stress, akan tetapi kebersihan kandang sangat berpengaruh terhadap produktifitas burung kenari.
Kualitas Makanan
Burung kenari betina membutuhkan asupan nutrisi yang mencukupi untuk memproduksi telur. Untuk meningkatkan kemampuan produksi burung kenari betina,kita harus memperhatikan kualitas makanan yang kita berikan kepada burung kenari yang kita ternakkan.

Apabila kita hanya memberikan makanan seadanya, maka burung kenari juga akan memberikan kemampuan produksi semampunya dan semaunya. Tentu kita harus ikhlas menerimanya.

Keberhasilan Secara Penyerapan Pasar
Tidak kita pungkiri, harga burung kenari mengalami naik turun, khususnya untuk kenari jenis lokal. Kenari jenis lokal banyak sekali yang membudidayakannya, sehingga membuat stok kenari lokal melimpah di pasaran.

Baca Artikel: 
7 Penyebab Kenari Lokal Banting Harga Dan Yorkshire Tetap Tahan Harga
 

Untuk mengantisipasi tidak terserapnya produksi ternak burung kenari yang kita pelihara, kita harus mampu menghasilkan produk yang berkualitas.

Kalau tata kelola peternakan yang kita geluti kurang bagus, tentu kita juga akan menghasilkan kualitas produk yang kurang bagus, sehingga produk yang kita hasilkan tidak terserap pasar secara maksimal.

Langkah Demi Langkah Beternak Burung Kenari
Untuk mendapatkan kesuksesan dalam beternak burung kenari, kita harus memperhatikan langkah demi langkah yang harus di lakukan sebelum kita benar-benar akan menekuni dunia peternakan burung kenari.


1. Pemilihan Indukan
Memilih indukan burung kenari memang terlihat sepele, karena burung kenari cenderung mudah untuk di ternakkan, sering sekali peternak pemula tidak memperhatikan kualitas indukan yang akan di pelihara, yang penting bisa di ternakkan,ya di ternakkan.


Indukan burung kenari akan mewariskan gen kepada anakan burung kenari. Untuk itu kita harus jeli dalam memilih burung kenari.

Kecuali kalau kita hanya bertujuan untuk memproduksi anakan burung kenari secara masal, kualitas indukan burung kenari tidak terlalu di permasalahkan.

Untuk mengawali langkah dalam beternak burung kenari, pilihlah indukan burung kenari yang sudah matang usianya, kalau kita menggunakan indukan burung kenari yang masih muda, hasil produksi nya seringkali kurang bagus.

Karena organ reproduksi burung kenari masih belum matang.
Dengan menggunakan indukan yang sudah siap secara usia, maka burung kenari juga akan lebih cepat bereproduksi.

2. Persiapan Kandang
Kandang memegang peranan penting dalam beternak burung kenari, untuk dapat menghasilkan produksi yang maksimal, kandang yang nyaman untuk berproduksi sudah pasti harus kita siapkan.

Artikel Mengenai perkandangan burung kenari sudah pernah wiraternak publikasikan dalam tulisan yang berjudul :
1.Cara Membuat Kandang Ternak Kenari Paling Murah
2. 2 Tipe Kandang Ternak Kenari
3.Kandang Ternak Kenari Yang Bagus

3. Penjodohan
Banyak peternak kenari pemula yang sering menanyakan kepada wiraternak bagaimana cara menjodohkan burung kenari.
Untuk menjodohkan burung kenari sebenarnya tidak terlalu sulit, karena kenari akan sangat mudah berjodoh ketika kenari sudah birahi atau sudah memasuki usia bereproduksi.

Wiraternak sudah pernah mengupas tuntas dan detail proses penjodohan burung kenari.
Silahkan Anda baca pada artikel yang berjudul:

1.Ternak Kenari: Rahasia Sukses Menjodohkan Kenari
2.Ternak Kenari: Cara Membuat Kenari Langsung Kawin Tanpa Dijodohkan
3.Ternak Kenari: 4 Hal Penyebab Kenari Tidak Mau Berjodoh

Setelah kenari melakukan perkawinan, biasanya 3 hari kemudian burung kenari akan menghasilkan telur pertamanya.
Pada telur ke dua, burung kenari akan mulai mengerami telurnya.

Ada juga tipikal indukan kenari yang sudah mengeram ketika menghasilkan telur pertamanya, biasanya burung kenari yang menghasilkan indukan pertama langsung mengeram adalah indukan burung kenari tipe protektif.

Kita akan mengetahui karakter indukan burung kenari mulai dari burung kenari menghasilkan telur pertamanya.
Setelah indukan betina burung kenari mengeram dan kemudian telur menetas, kita baru akan dapat menyimpulkan kualitas indukan kenari tersebut termasuk bagus atau tidak.

Karena tidak sedikit indukan burung kenari yang tidak mampu meloloh anakannya dengan baik, sehingga anakanyang di hasilkan cenderung kurus dan kecil.

Indukan burung kenari yang bagus, akan menghasilkan anakan yang bagus, karena kemampuan dalam merawat anakannya.

Semoga bermanfaat.






Written by: Wiraternak
Wiraternak, Updated at: 12/28/2015 06:20:00 am

Info Permodalan: KKPE atau Kredit Ketahanan Pangan Dan Energi

permodalan dari pemerintah
Program KKPE

KKPE ini hampir sama dengan KUR, dimana sama-sama merupakan program pemerintah yang memberikan pinjaman permodalan dengan bunga rendah kepada masyarakat Indonesia yang notabene adalah pelaku usaha.
Untuk meningkatkan kemandirian Indonesia dalam menghasilkan produk pertanian, perkebunan dan peternakan, pemerintah tidak henti-hentinya mengeluarkan berbagai bantuan permodalan dengan cara memberikan subsidi bunga, sehingga para pelaku usaha pertanian, perkebunan dan peternakan dapat menikmati pinjaman modal usaha dengan bunga rendah.

Program pemerintah ini di samping bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi, juga bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia.

Sebagaimana kita tahu, sampai saat ini Indonesia masih tergantung kepada produksi pertanian dan peternakan negara tetangga.
Salah satu tujuan di gulirkannya program pemerintah ini adalah untuk meningkatkan kemandirian bangsa Indonesia dalam menghasilkan produk pertanian, perkebunan dan peternakan, sehingga tidak harus bergantung pada produksi negara tetangga.

KKPE atau Kredit Ketahanan Pangan dan Energi adalah program permodalan dari pemerintah yang bekerja sama dengan bank dengan memberikan pinjaman berupa modal usaha peternakan dan pertanian dengan suku bunga yang rendah.
Dimana bunga dari pinjaman ini mendapatkan subsidi dari pemerintah.

KKPE ini hampir sama dengan KUR, dimana sama-sama merupakan program pemerintah yang memberikan pinjaman permodalan dengan bunga rendah kepada masyarakat Indonesia yang notabene adalah pelaku usaha.

Perbedaan KKPE dengan KUR adalah, kalau KKPE hanya memberikan permodalan kepada pelaku usaha pertanian, perkebunan dan peternakan, kalau KUR hanya adalah program pinjaman permodalan untuk di gunakan sebagai permodalan berbagai macam usaha, tentu usaha yang tidak melawan hukum.

Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKP-E) merupakan kredit modal kerja dan atau investasi bagi petani/peternak yang disediakan bank dimulai sejak tahun 2007, ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan permodalan petani dan peternak dengan suku bunga yang disubsidi oleh pemerintah agar petani/peternak dapat menerapkan teknologi rekomendasi budidaya yang dianjurkan.

Dalam pelaksanaanya KKP-E, terus mengalami perubahan dan penyempurnaan sesuai kebutuhan di tingkat lapangan dan sekaligus upaya mendukung ketahanan pangan nasional.

Plafon KKPE
Plafon yang di tawarkan dalam program KKPE ini berbeda untuk setiap jenis usaha. 
Berikut adalah plafon KKPE yang di tawarkan:

Besarnya Plafon KKP-E maksimal untuk komoditas tanaman pangan per ha, yaitu :
  • Padi sawah irigasi Rp. 10,187 juta,
  • Padi gogo rancah/ladang Rp.12,660 juta, 
  • Padi hibrida Rp.10,750 juta, 
  • Padi pasang surut/lebak Rp. 8,000 juta,
  • Jagung Rp8,815 juta, 
  • Kedelai Rp. 7,660 juta,
  • Sorgum Rp.9,547 juta, 
  • Ubi kayu Rp. 7,462 juta 
  • Ubi jalar Rp.10,370 juta, 
  • Kacang tanah Rp. 9,137 juta, 
  • Kacang hijau Rp.6,510 juta, 
  • Koro Rp. 7,340 juta per Ha, 
  • Perbenihan 
  1. Padi Rp11,425 juta
  2. Padi hibrida Rp28,730 juta, 
  3. Jagung Rp.10,225 juta
  4. Kedelai Rp. 8,495 juta

Besarnya Plafon KKP-E maksimal untuk komoditas hortikultura per ha, yaitu :
  • Cabai Rp. 60,850 juta
  • Bawang merah Rp.53,950 juta
  • Kentang Rp. 53,850 juta
  • Bawang putih Rp.43,900 juta
  • Tomat Rp42,975 juta
  • Sawi Rp. 22,550 juta
  • Buncis Rp. 81,350 juta
  • Kubis Rp. 22,550 juta
  • jamur tiram Rp. 51,250 juta
  • Jahe Rp. 57,550 juta
  • Kencur Rp. 52,400 juta
  • Kunyit Rp46,220 juta
  • Temulawak p. 47,250 juta
  • Pisang Rp. 19,650 juta
  • Nanas Rp. 39,950 juta
  • Buah naga Rp. 99,879 juta
  • Melon Rp. 54,889 juta
  • Semangka Rp. 32,273 juta
  • Pepaya Rp. 20,650 juta
  • Salak Rp. 51,225 juta
  • Strawberi Rp. 100,000 juta
  • pemeliharaan durian Rp. 36,518 juta
  • Mangga Rp. 23,945 juta
  • Manggis Rp. 29,125 juta
  • Jeruk Rp. 76,250 juta
  • Apel Rp. 63,412 juta
  • Melinjo Rp. 41,925 juta per ha.
Besarnya Plafon KKP-E maksimal untuk pengembangan perkebunan per Ha yaitu:
  • Budidaya tebu per ha Rp. 25,300 juta
  • Pemeliharaan teh Rp. 10,314 juta
  • Kopi robusta Rp.22,804 juta
  • Kopi arabika Rp. 26,702 juta
  • Lada Rp.16,264 juta 
  • Pala Rp. 11,540 juta per ha
Besarnya Plafon KKP-E maksimal untuk pengembangan Peternakan, yaitu:
  • Ayam buras Rp. 100 juta
  • Ayam ras petelur Rp. 100 juta
  • Ayam ras pedaging Rp. 100 juta
  • Itik Rp. 100 juta
  • Burung puyuh Rp. 100 juta
  • Kelinci Rp. 100 juta
  • Sapi potong dan sapi perah Rp. 100 juta
  • Budidaya dan pembesaran sapi potong/sapi perah Rp. 100 juta
  • Penggemukan sapi perah jantan/sapi potong Rp. 100 juta
  • Kambing/domba Rp. 100 juta, kerbau Rp. 100 juta, dan 
  • Babi Rp. 100 juta per satuan unit usaha.
Bank Pelaksana:
Untuk dapat mengajukan pinjaman modal melalui KKPE ini, para peminjam dapat menghubungi bank pelaksana KKPE yang sudah di tunjuk oleh pemerintah.

Bank Pelaksana KKPE adalah sebagai berikut:
Bank Pelaksana KKP-E meliputi 22 Bank yaitu 8 (delapan) Bank Umum :
  1. Bank BRI
  2. Bank Mandiri
  3. Bank BNI
  4. Bank Bukopin
  5. Bank CIMB Niaga
  6. Bank Agroniaga
  7. Bank BCA
  8. Bank BII 
Serta 14 (empat belas) Bank Pembangunan Daerah (BPD) yaitu :
  1. Bank BPD Sumatera Utara
  2. Bank BPD  Sumatera Barat
  3. Bank BPD  Sumatera Selatan
  4. Bank BPD   Jawa Barat
  5. Bank BPD   Jawa Tengah
  6. Bank BPD D.I. Yogyakarta
  7. Bank BPD Jawa Timur
  8. Bank BPD Bali
  9. Bank BPD Sulawesi Selatan
  10. Bank BPD Kalimantan Selatan
  11. Bank BPD  Papua 
  12. Bank BPD Riau
  13. Bank BPD  Nusa Tenggara Barat dan
  14. Bank BPD Jambi.
Suku Bunga KKPE
Besarnya tingkat bunga kredit bank, tingkat bunga kepada peserta KKP-E, dan subsidi bunga adalah seperti terlihat pada tabel di bawah ini:
tingkat suku bunga KKPE
Suku Bunga KKPE
Persyaratan Pengajuan KKPE:
  1. Pas foto terbaru ukuran 4 X 6
  2. Foto copy bukti identitas diri (KTP/SIM)
  3. Menggarap sendiri lahannya (petani milik penggarap) atau menggarap lahan orang lain (petani penggarap)
  4. Luas lahan yang dibiayai maksimum 4 Ha dan tidak melebihi plafond kredit Rp 100 juta per petani/pekebun
  5. Berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah
  6. Untuk permohonan kredit lebih dari Rp. 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) harus memiliki NPWP
  7. Apabila nelayan, memiliki identitas diri berupa KTP/kartu nelayan yang diterbitkan oleh dinas kabupaten/kota
Syarat lainnya sesuai ketentuan bank masing-masing di mana para petani atau peternak ingin mengajukan pinjamannya.
Biasanya dalam pengajuan KKPE ini, ada persyaratan harus adanya jaminan tambahan berupa barang bergerak seperti BPKB kendaraan atau barang tidak bergerak seperti contohnya  Sertipikat Tanah dan/atau Bangunan.

Untuk dapat mengajukan pinjaman permodalan pada program KKPE ini, Anda bisa mengunjungi bank yang sudah di sebutkan di atas.
Tanyakan saja ke customer service nya atau pada point information, nanti biasanya bagian customer service akan mengantarkan atau memberi tahu kepada petugas bank yang menangani program KKPE.

Semoga Bermanfaat.

Written by: Wiraternak
Wiraternak, Updated at: 12/26/2015 05:44:00 pm

Tahukah Anda Manfaat Cangkang Telur, Inilah 7 Manfaat Cangkang Telur Yang Perlu Anda Tahu


kandungan cangkang telur
Manfaat cangkang telur
Telur merupakan hasil ternak ayam yang paling banyak di konsumsi oleh masyarakat Indonesia.
Mudahnya mengolah telur menjadi berbagai menu masakan, atau pelengkap dalam membuat kue, menjadikan telur banyak di butuhkan.
Selain untuk di jadikan menu makanan atau pelengkap resep kue, telur juga banyak di konsumsi  untuk di jadikan sebagai jamu oleh beberapa masyarakat Indonesia.

Cangkang telur sudah pasti merupakan barang yang sangat mudah kita temukan di sekeliling kita.
Akan tetapi tidak semua orang memahami manfaat yang di bawa oleh cangkang telur ini.

Kandungan Cangkang Telur
Cangkang telur unggas pada umumnya memiliki tiga lapisan atau tiga layer, yaitu lapisan kutikula, lapisan stratum, dan lapisan bagian dalam yaitu lapisan membran.
dan masing-masing lapisan memiliki kandungan kimia yang berbeda dan memiliki fungsi yang berbeda juga.

Lapisan terluar cangkang telur yaitu lapisan kutikula yang memiliki ketebalan 10 mikro meter dan didalamnya terdapat pori-pori yang nantinya berfungsi untuk masuknya suplai oksigen yang di butuhkan oleh embrio.
Lapisan kutikula ini berfungsi untuk melindungi telur dari mikro organisme dan dari kelembaban udara yang berada di luar cangkang telur.

Cangkang telur di bentuk oleh lapisan kapur sebanyak 9-12% dari total berat telur.
Kandungan yang terdapat pada cangkang telur adalah:
  1. Kalsium karbonat sebanyak 94%
  2. Magnesium karbonat sebanyak 1%
  3. Kalsium fosfat sebanyak 1% 
  4. Dan 4% sisanya adalah bahan organik terutama dari protein
Manfaat Cangkang Telur
Mungkin masih banyak yang belum tahu manfaat dari cangkang telur, sehingga ketika memasak telur, cangkangnya akan di buang begitu saja ke dalam tempat sampah dan bercampur dengan sampah yang lain.

Inilah manfaat cangkang telur yang perlu Anda ketahui:
1. Sebagai obat iritasi
Cangkang telur dapat di jadikan sebagai obat iritasi kulit. Cara membuatnya adalah dengan cara melarutkan cangkang telur dengan menggunakan cuka apel.

Campur cangkang telur dengan cuka apel, biarkan selama 2-3 hari sehingga cuka apel melarutkan cangkang telur.

Setelah cangkang telur larut, campuran dari cangkang telur dan cuka apel ini dapat di jadikan sebagai obat iritasi kulit, dengan cara mengoleskan larutan tersebut pada kulit yang mengalami iritasi.

2. Untuk mengurangi tingkat ke asaman pada kopi
Untuk beberapa orang, kopi dapat menyebabkan sakit perut. Hal ini disebabkan oleh tingkat ke asaman pada kopi yang tidak dapat di toleransi oleh lambung.

Bagi Anda yang menyukai kopi akan tetapi sering merasakan sakit perut setelah mengkonsumsi kopi, dapat menggunakan cangkang telur untuk menurungkan tingkat keasaman pada kopi. 

Sehingga kopi yang di konsumsi tidak akan menimbulkan sakit perut karena kadar asamnya sudah berkurang.
Tingginya kandungan kalsium karbonat pada cangkang telur, dapat mengurangi tingkat ke asaman yang terdapat pada kopi. 

Untuk menggunakannya, Anda harus menumbuk cangkang telur sampai halus, ketika akan di gunakan, campurkan bubuk cangkang telur ini dengan kopi yang akan diseduh.

Selain dapat mengurangi tingkat keasaman pada kopi, mencampurkan cangkan telur juga dapat membuat kopi jadi lebih nikmat di konsumsi karena rasa asamnya akan berkurang.
Sekarang Anda dapat menikmati kopi tanpa harus khawatir merasakan sakit perut akibat asam yang terdapat pada kopi.

3. Cangkang Telur Sebagai Bubuk Pembersih Peralatan Dapur.
Biasanya untuk membersihkan peralatan dapur, banyak ibu rumah tangga yang menggunakan abu gosok untuk menghilangkan noda yang membandel pada peralatan rumah tangganya.

Cangkang telur yang di tumbuk halus, juga dapat menjadi pengganti abu gosok untuk menghilangkan noda di peralatan memasak. Bahkan menggunakan cangkang telur ini akan lebih efektif, karena abu gosok yang di buat dari cangkang telur ini teksturnya lebih kasar dan tidak mudah larut dalam air.

4. Sebagai Pupuk Kompos
Siapa sangka ternyata cangkang telur  sangat baik di gunakan untuk di jadikan sebagai pupuk kompos.
Kandugannya kalsium karbonat nya yang dapat mengurangi tingkat keasaman, dapat juga di gunakan untuk mengurangi tingkat ke asaman pada tanah.
Bagi Anda yang gemar memelihara banyak tanaman, dapat menjadikan cangkang telur ini sebagai pupuk kompos yang murah meriah.
Untuk mendapatkan hasil maksimal, gunakan cangkang telur ini dengan ampas kopi.
5. Dapat Di Jadikan Sebagai Pot Pembibitan
Manfaat cangkang telur yang dapat di jadikan sebagai kompos, tentu akan sangat baik kalau cangkang telur ini Anda gunakan sebagai media pembibitan tanaman.

Setelah bibit tumbuh, pindahkah bibit tersebut pada media pembesaran yang sudah disiapkan.

6. Cangkang Telur Untuk Mengusir Siput Dan ulat
Siput dan ulat adalah salah satu binatang hama yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman yang sedang Anda pelihara.

Akibat gangguan binatang hama ini, tanaman yang Anda pelihara akan terganggu pertumbuhannya, pada tanaman yang masih kecil, dapat juga menyebabkan kematian.

Untuk mengusir siput dan ulat pengganggu tanaman ini, dapat dengan menyebarkan cangkang telur yang sudah di pecah kecil-kecil di bawah tanaman.

7. Sebagai Bahan Baku Kerajinan Tangan
Cangkang telur dapat di jadikan sebagai bahan baku kerajinan tangan dengan nilai yang sangat tinggi. Tingginya nilai jual kerajinan dari cangkang telur ini di sebabkan oleh tingkat kesulitan dalam membuat kerajinan cangkang telur.

Banyak yang sudah menekuni kerajinan dari cangkang telur, dan mereka dapat menikmati hasilnya. Akan tetapi di butuhkan ketekunan dan kesabaran dalam membuat kerajinan cangkang telur.

Kalau kita mau menggali, bukan tidak mungkin kita bisa mendapatkan peluang usaha yang bagus dari cangkang telur ini. Setiap hari ada ribuan cangkang telur yang di hasilkan. Baik itu dari rumah tangga ataupun dari sampah yang dihasilkan oleh para pengusaha dimana usahanya berkaitan dengan telur.

Mengingat peluang usaha di bidang cangkang telur ini adalah peluang usaha yang masih sangat sedikit orang yang meliriknya.

Semoga bermanfaat.
Written by: Wiraternak
Wiraternak, Updated at: 12/23/2015 10:03:00 pm

Kupas Tuntas Ternak Lovebird Dengan Sistem Koloni

beternak love bird
Lovebird
Burung Lovebird bukanlah merupakan burung endemik Indonesia. Burung eksotik yang mulai di kenal pada dekade 90 an ini memiliki warna yang memikat para pecinta burung nusantara untuk memeliharanya.


Karena harga burung love bird cenderung masih terjangkau oleh kalangan masyarakat Indonesia pada umumnya. Walaupun memang ada beberapa jenis burung love bird yang memiliki harga sangat tinggi.

Biasanya burung love bird yang memiliki harga tinggi adalah jenis burung lovebird yang memiliki  warna unik, di samping itu burung lovebird yang di banderol dengan harga tinggi biasanya burung lovebird yang berasal dari jenis yang langka.


Burung love bird adalah salah satu burung yang cenderung mudah di ternakkan, ini di sebabkan karena sifat lovebird yang tidak mudah stress dan mudah beradaptasi dengan lingkungan baru.


Banyaknya artikel yang membahas tentang cara beternak lovebird, juga mendorong banyak orang untuk mencoba beternak love bird.


Tidak semua orang beternak lovebird dengan tujuan komersil, atau dengan tujuan memproduksi anakan love bird  dengan kuantitas yang banyak. Banyak juga yang beternak burung love bird hanya untuk sekedar hobi atau coba-coba.

Sehingga tata cara dalam peternakannya tidak di perhatikan sedemikian rupa untuk mendapatkan efektifitas dan efisiensi yang sangat berpengaruh terhadap produktifitas peternakan.

Mayoritas para peternak burung love bird di Indonesia, masih menerapkan sistem satu kandang satu pasang.

Saat ini masih jarang yang menggunakan sistem beternak love bird secara koloni.
Padahal kalau di bandingkan dengan sistem satu kandang satu indukan, beternak lovebird dengan sistem koloni ini akan memberikan keuntungan yang lebih besar dan menyingkat waktu dan tenaga dalam merawat peternakannya.


Kelebihan burung lovebird yang cenderung setia terhadap pasangannya, memberikan kemudahan bagi peternak dalam memantau produktifitas dari setiap indukan yang di pelihara.

Jadi ketika ada indukan yang memiliki produktifitas rendah, bisa segera di lakukan penggantian dengan indukan yang memiliki produktifitas yang tinggi.


Beberapa keuntungan yang bisa didapatkan dari beternak love bird dengan sistem koloni adalah sebagai berikut:

1. Dapat menekan biaya pengadaan kandang
Pada umumnya para peternak loverbird menggunakan kandang lovebird yang di jual di pasarandengan materialbesi.

Harga satu unit kandang love bird ada di kisaran Rp.150 rb.
Apabila peternak lovebir mempunyai 10 pasang indukan, maka biaya pengadaan kandan yang di butuhkan adalah 1,5juta.

Sementara untuk pembuatan kandang koloni yang dapat menampung 10 pasang indukan lovebird, di butuhkan dana lebih kecil jika di bandingkan dengan dana pengadaan kandang besi untuk beternak lovebird.

2. Perawatan lebih mudah, ringan dan menyingkat waktu.
Apabila indukan burung lovebird di pelihara dalam satu kandang koloni, maka dapat di katakan peternak lovebird hanya merawat satu kandang lovebird.

Berbeda dengan peternakan lovebird dengan sistem satu kandang satu indukan.
Apabila peternak mempunyai 10 pasang indukan, maka perawatan harian yang di lakukan adalah merawat 10 kandang love bird.

Dari mengganti minuman satu persatu, memberi makanan satu persatu tidak demikian dengan sistem koloni, perawatan harian yang di lakukan pun cukup dengan satu kali mengganti air minum, satu kali menambah persediaan makanan untuk di tempatkan di tempat makanan dalam kandang koloni tersebut.
Tentu hal ini akan menyingkat waktu dalam merawat peternakan lovebirdnya.

3. Burung dapat memilih pasangannya sesuai selera
Dengan menggunakan sistem koloni, pejantan dan betina lovebird dapat dengan leluasa memilih pasangannya.

Setiap burung akan memilih pasangannya sesuai dengan selera masing-masing.
Peternak tidak perlu di repotkan dengan menjodohkan pejantan dan betina lovebird yang dipeliharanya.

Karena pejantan dan betina lovebird di jadikan dalam satu kandang, ketika masa kawin sudah tiba, burung lovebird akan segera memilih pasangannya untuk bereproduksi.

4. Burung cenderung tidak mudah stress
Pada habitat aslinya di alam liar, burung lovebird adalah jenis burung yang hidup secara berkoloni atau bergerombol.

Dengan menerapak pemeliharaan sistem koloni pada burung lovebird akan dapat menekan stres karena pemeliharaan sistem koloni pada burung lovebird mendekatkan burung terseut pada kehidupan seperti pada habitat aslinya yaitu berkoloni.

5. Ideal untuk di terapkan di lahan sempit

Banyak orang yang berminat untuk beternak burung lovebird akan tetapi terkendala dengan sempitnya lahan atau tidak ada tempat untuk menempatkan kandang ternak lovebird.

Beternak burung lovebird secara koloni dapat di jadikan satu solusi, karena tidak membutuhkan tempat yang luas, sebagai perbandingan, dengan memelihara 10 pasang burung lovebird dengan sistem satu kandang satu pasang, maka akan lebih membutuhkan lahan yang luas di bandingkan dengan pemeliharaan dengan sistem koloni.

Dengan pemeliharaan lovebird sistem koloni, untuk beternak lovebird 10 pasang dapat menggunakan lahan 2 x 2 meter dengan tinggi 2,5 meter.

Sebagai bahan referensi untuk membuat kandang koloni lovebird, dapat di lihat berbagai macam kandang sistem koloni pada video di bawah ini:


Beternak burung lovebird dapat di jadikan sebagai sebagai salah satu pilihan untuk usaha sampingan yang dapat menambah penghasilan bulanan.
Selain menambah penghasilan bulanan, wirausaha ternak lovebird juga dapat menjadi obat stress setelah seharian beraktifitas.

Perawatan burung lovebird untuk di ternakkan tidak berbeda jauh dengan perawatan harian. Perbedaan yang dapat kita lihat adalah penambahan multivitamin dan makanan yang dapat mendongkrak produktifitas burung yang di pelihara.

Kunci sukses dalam peternakan lovebird, adalah pada sejauh mana kemampuan kita menghasilkan anakan lovebird  yang bagus.

Karena lovebird adalah termasuk ke dalam burung hias, menghasilkan anakan lovebird dengan warna yang eksotis adalah sebagai salah satu cara untuk mendongkrak nilai jual.

Untuk meningkatkan nilai jual lovebird, selain warna juga dapat di lakukan dengan mencoba menghasilkan burung lovebird yang mempunyai prospek juara.

Karena love bird juga mempunyai kelas tersendiri dalam setiap kontes atau lomba burung yang hampir setiap minggu di adakan di setiap kota.


Semoga bermanfaat.


Written by: Wiraternak
Wiraternak, Updated at: 12/22/2015 05:27:00 am

7 Penyebab Kenari Lokal Banting Harga Dan Yorkshire Tetap Tahan Harga

beternak kenari
Nama burung kenari tentu sudah tidak asing lagi di telinga para pecinta burung. Perawatan yang mudah membuat burung kenari banyak yang memelihara.
Merawat burung kenari tidak serepot seperti merawat burung kicauan, ini di sebabkan karena pakan yang mudah di dapat, dan sifat burung kenari yang tidak mudah stress.

Sejak awal tahun 2014 silam sampai tahun 2015 sekarang ini, harga burung kenari terutama burung kenari lokal mengalami penurunan yang tajam. 
Berbeda dengan burung kenari yorkhshire  yang masih tetap bertahan pada harga Rp.5-10 juta per ekornya, burung kenari lokal dewasa pada saat ini ada di kisaran harga Rp.200-350 ribu per ekornya.

Dimana harga burung kenari lokal, pada tahun 2012 sampai dengan tahun 2013 akhir berada di kisaran harga Rp.350 ribu - 500ribu per ekornya.
Harga burung kenari memang tidak selalu di lihat dari lokal atau importnya, akan tetapi juga di lihat dari kualitas burung itu sendiri.

Walaupun burung kenari lokal, tetap akan mempunyai harga di atas rata-rata burung kenari lokal apabila burung tersebut mempunyai kualitas yang bagus.


Berikut ini adalah 7 Penyebab Kenari Lokal Banting Harga Dan Yorkshire Tetap Tahan Harga.

1. Meningkatnya Jumlah Peternak Burung Kenari Lokal
Burung kenari adalah salah satu burung yang relatif mudah untuk di ternakkan. Mudahnya beternak burung kenari menyebabkan para pecinta burung melakukan budidaya burung kenari, baik di lakukan dengan tujuan komersil maupun hanya untuk kesenangan semata.

Banyak munculnya peternak burung kenari, khususnya kenari lokal, menyebabkan harga kenari lokal mengalami penurunan sejak awal tahun 2014 silam sampai sekarang.

Munculnya para pemain baru di dunia peternakan burung kenari menyebabkan melimpahnya stok burung kenari lokal di pasaran.
Sesuai dengan hukum pasar, dimana semakin banyak tersedia barang, maka semakin menurun nilai penawaran.

Turunnya harga burung kenari di sebabkan banyaknya para peternak burung kenari yang beternak hanya untuk kesengan semata atau iseng, sehingga ketika jumlah anakan burung kenari sudah banyak, akan di jual tanpa memperhatikan keuntungan.

Berbeda dengan para peternak burung dengan tujuan komersil, dimana harga anakan burung kenari di jual dengan selalu memperhatikan keuntungan dari hasil usahanya.

2. Tidak Menciptakan Anakan Yang Berkualitas
Banyak peternak burung kenari lokal yang beternak hanya mengejar kuantitas atau jumlah produksi pada peternakan burung kenarinya untuk meningkatkan keuntungan.
Meningkatkan kuantitas produksi burung kenari memang dapat di lakukan untuk mendongkrak keuntungkan, akan tetapi seharusnya juga di ikuti dengan meningkatkan kualitas hasil produksi pada peternakan burung kenari tersebut.

Rendahnya kualitas anakan burung kenari yang di hasilkan dari peternakan burung kenari, juga menjadi penyebab menurunnya harga burung kenari, yang pada akhirnya menyebabkan harga burung kenari di tawar dengan harga yang jauh lebih rendah.

3. Adanya Titik Jenuh
Adanya titik jenuh para pecinta burung kenari lokal juga menjadi penyebab menurunnya harga burung kenari. 
Titik jenuh ini berkaitan dengan permintaan pasar. 
Semakin besar titik jenuh para pencinta burung terhadap  satu jenis burung, maka akan semakin rendah permintaan terhadap burung tersebut.

Titik jenuh sebenarnya tidak hanya melanda pada burung kenari. Titik jenuh ini juga di alami oleh beberapa jenis burung dimana kemudian harga burung tersebut mengalami penurunan atau stabil.

4.Harga Indukan Kenari Yorkshire
Harga burung kenari yorkhshire yang masih tinggi menjadi penyebab sedikitnya peternak burung kenari yorkshire.

Sesuai dengan hukum permintaan pasar yang di tulis di awal, dimana semakin banyak tersedia barang, maka semakin menurun nilai penawaran, dan semakin sedikit tersedia barang, maka akan semakin besar nilai permintaan.
Hal ini juga berlaku pada burung kenari yorkshire.

5. Masih Sedikitnya Jumlah Peternak Kenari Yorkshire
Jumlah Peternak burung kenari yorkshre tidak sebanyak apabila di bandingkan dengan jumlah peternak kenari lokal.

Masih sedikitnya jumlah peternak kenari yorkshire tentu di sebabkan karena masih tingginya harga indukan kenari yorkshire di pasaran.

Berdasarkan pantauan wiraternak, harga kenari yorkshire di pasaran masih berkisar antara 5-12juta per ekornya.
Tentu ini bukanlah harga yang murah.
Tingginya harga burung kenari yorkshire ini menyebabkan persaingan pasar tidak sebesar pada burung kenari lokal.

6. Nama Peternak Yang Belum Terkenal
Nama adalah sebuah merk yang dapat meningkatkan harga jual dari sebuah produk. Di butuhkan waktu dan keuletan untuk membangun nama yang baik dalam dunia peternakan burung.

Semakin terkenal nama peternak, maka harga akan semakin bertahan. Karena nama seorang peternak biasanya menyangkut kualitas hasil produksi ternaknya.

Terlebih apabila Anda berhasil membangun nama atau reputasi yang bagus dalam menghasilkan burung kenari yang mempunyai prospek juara dalam kontes burung kenari.

Apabila Anda sudah mempunyai reputasi yang bagus dalam menghasilkan burung prospek juara, sudah pasti Anda dapat menahan harga burung kenari hasil dari peternakan Anda, meskipun itu adalah kenari lokal.

Dalam membangun reputasi dalam dunia peternakan burung, dibutuhkan waktu yang tidak sedikit. Reputasi seringkali berkaitan dengan jam terbang atau pengalaman seseorang membidangi suatu hal.

Untuk dapat memiliki reputasi yang bagus dalam peternakan burung kenari, tentu di butuhkan keuletan dan konsistensi dalam menekuni peternakan burung kenari, sehingga lambat laun akan muncul pengakuan terhadap jam terbang pada peternakan burung kenari.


7.Menguasai Pasar
Kesulitan dalam menjual anakan hasil ternak burung kenari seringkali menyebabkan peternak burung kenari menjual hasil ternaknya dengan harga banting-bantingan.

Hal ini sebenarnya tidak perlu terjadi, apabila sudah menguasai jaringan pemasaran untuk memasarkan hasil peternakannya.

Bagi para peternak burung kenari pemula, di sarankan untuk membangun jaringan pasar terlebih dahulu, supaya hasil ternak burung kenari tidak di jual dengan harga yang lebih rendah, karena sangat di sayangkan apabila peternak mengalami penurunan keuntungan dalam peternakannya.


Beternak burung kenari tidak hanya menjawab kebutuhan pasar akan suplai burung kenari dari para peternak burung kenari yang menghasilkan anakan burung kenari tanpa di perhatikan kualitas anakan burung kenari tersebut.

Untuk dapat bertahan dalam wirausaha peternakan burung kenari, sudah seyogyanya para peternak memperhatikan kualitas yang bagus untuk dapat meningkatkan nilai jual hasil produksi peternakannya.

Beternak burung seringkali di hadapkan pada penurunan harga jual yang sedemikian jauh tingkat penurunannya.
Hal ini adalah hal yang biasa pada peternakan burung, karena seiring dengan berjalannya waktu, harga burung kenari pun lambat laun akan naik.

Terlebih apabila peternak mampu menghasilkan produk yang berkualitas pada peternakannya.

Untuk bisa mendapatkan sebuah reputasi dalam peternakan burung kenari, konsistensi dalam beternak burung sangat di perlukan.

Seperti yang ada dalam video peternakan burung kenari di bawah ini.
Video peternakan burung kenari  di bawah ini adalah milik seorang peternak senior dari Irlandia yang bernama Oliver Quinn, dimana beliau menjalani peternakan burung kenari sudah lebih dari 50 tahun.
Tentu pengalaman yang di milikinya sangat banyak mengingat jam terbang yang begitu tinggi dalam dunia peternakan burung kenari

Semoga Bermanfaat.


Written by: Wiraternak
Wiraternak, Updated at: 12/20/2015 05:34:00 am